• Selamat Datang di Ganesha Flora Bali.

    Suasana indah dan nyaman pada lingkungan tempat tinggal adalah idaman setiap orang, yang tentu saja akan bermanfaat dalam menghilangkan stress, menciptakan kesejukan, menimbulkan suasana hati yang damai dan sekaligus memberikan kebahagiaan tersendiri khususnya bagi Anda pecinta tanaman.


    Ganesha Flora sebagai penyedia aneka tanaman hias, pohon peneduh, alat & Media Tanam, dan jasa sewa tanaman, siap membantu mewujudkan suasana indah dan nyaman di lingkungan Anda. [Selengkapnya..]

  • Jual & Sewa Tanaman Hias.

    Selain menjual beraneka jenis tanaman hias, alat pertamanan dan media tanam untuk mewujudkan hobi berkebun Anda, Ganesha Flora juga menyediakan Jasa Sewa tanaman hias dengan biaya terjangkau untuk dekorasi toko/ cafe, perkantoran, ataupun untuk event-event khususnya di wilayah Tabanan dan sekitarnya. [Selengkapnya..]

  • Menerima Pesanan Bibit.

    Ganesha Flora melayani pembuatan bibit beberapa jenis tanaman sayur dan buah, seperti: cabe, tomat, pepaya, dll.


    Untuk informasi selengkapnya, silahkan hubungi Marketing/ Contact Person Ganesha Flora.

New Update
Memuat Data...

Tanaman Herbal Kenanga

Posted by Ganesha Flora On 20.48.00 | No comments

Tumbuhan kenanga merupakan tanaman yang menghasilkan bunga yang harum dan wangi, biasa disebut juga dengan pohon parfum. Pohon ini merupakan tanaman liar yang dapat tumbuh subur pada daerah dengan ketinggiannya mencapai 1200 meter dari permukaan laut. Tanaman bunga ini diduga berasal dari asia tenggara termasuk Indonesia. Bunga kenanga ini sering dimanfaatkan untuk bunga tabur dan pohonnya sebagai peneduh dihalaman rumah maupun di tepi-tepi jalan.

Orang jawa menyebut tanaman ini dengan nama kenongo. Bunganya sering dimanfaatkan untuk ritual, dicampur dengan bunga melati, bunga mawar dan bunga-bunga lainnya.  Pada keluarga bangsawan (keluarga keraton), bunga tersebut juga digunakan untuk bahan ‘ngadi salira’ (perawatan tubuh).

Untuk mendapatkan bunga kenanga yang baik, waktu yang tepat untuk pemanenan adalah saat bunga telah berwarna kuning. Pemanenan dilakukan pagi-pagi sekali sebelum matahari terbit, hal ini untuk menghindari penguapan dari senyawa minyak atsiri yang terkandung didalamnya.

CIRI-CIRI KENANGA.
Tanaman bunga kenanga memiliki batang yang cukup besar, berdiameter 0,1-0,7 meter dan tingginya mencapai 5-20 meter. Batang pohon kenanga lurus, dengan kayu keras dan cocok untuk bahan peredam suara (akustik). Daunnya panjang, halus dan berkilau. Bunganya hijau kekuningan (ada juga yang bersemu dadu, tetapi jarang), menggelung seperti bentuk bintang laut, dan mengandung minyak biang, cananga oil yang wangi.

Sekuntum bunga kenanga umumnya mempunyai enam buah lembar daun dan satu buah mahkota berwarna kuning.

KLASIFIKASI ILMIAH.
Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Magnoliidae
Ordo (Bangsa): Magnoliales
Familia (Suku): Annonaceae
Genus (Marga): Cananga
Species (Jenis): Cananga odorata (Lamk.) Hook.

Nama Latin Bunga Kenanga: Cananga Odorata
Indonesia: Kenongo, Kenanga, jelaprang
Inggris: Ylang-ylang
Thailand: Kradanga
Pilipina: Ilang Ilang

KANDUNGAN ZAT
Bunga kenangan mengandung beberapa zat kimia yang digunakan dalam mengobati beberapa penyakit. Sejumlah kandungan zat penting tersebuat antara lain: flavonoida, saponin, polifenol, dan minyak atsiri.

Minyak atsiri tanaman ini mempunyai bau yang sangat khas, mengandung beberapa komponen penting yang dapat digunakan juga sebagai insektisida alami. Beberapa komponen tersebut antara lain: eugenol, farnesol, asam bensoat, geraniol, safrol, eugenol, kadinen, bensin asetat, linalool, dan pinen.

KHASIAT DAN MANFAAT KENANGA
Orang Indonesia umumnya memanfaatkan bunga kenanga ini untuk kesehatan tubuh, antara lain: mengobati pusing, demam, mual-mual, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, dan obat nyeri haid.

Biasanya pemanfaatan bunga kenanga dilakukan langsung dalam bentuk segar atau baru selesai dipetik, kemudian diseduh dengan air hangat. Selanjutnya, air seduhan tersebut diminum.

Berikut ini adalah beberapa resep tradisional ramuan obat menggunakan bunga kenanga:

(1). Jamu Setelah Melahirkan.
Zaman dahulu, kala dokter dan bidan masih jarang, untuk memulihkan kembali kondisi seorang ibu yang habis melahirkan, maka dibuatlah jamu dengan ramuan bunga kenanga. Caranya adalah dengan memanfaatkan bunga kenanga yang masih muda, kayu rapet, pegatsih, kunci pepet, kunyit, jongrahab, jalawe, dan jakeling. Semua bahan tersebut ditumbuk halus (dipipis), kemudian diseduh dengan air panas. Kemudian airnya disaring dan diminum.

(2). Bunga Kenangan untuk Mengobati Bronkhitis.
Ambil 2 kuntum bunga kenanga yang sudah kering, lalu direbus dengan satu gelas air panas sampai mendidih hingga tersisa setengah gelas. Setelah dingin, airnya diminum secara rutin setiap sore dan pagi hari.

(3). Bunga Kenangan untuk Obat Sesak Napas.
Bunga kenanga yang sudah kering sebanyak 3 kuntum, cuci sampai bersih lalu seduh dengan 1 gelas air panas dan tutup dengan rapat saat menyeduhnya, dan selanjutnya saring ambil airnya, minum secara rutin tiap sore dan pagi hari.

(4). Mengobati Malaria
Untuk mengobati malaria, ambil 3 kuntum bunga kenanga yang sudah dikeringkan, kemudian diseduh dengan 1 gelas air panas, lalu ditutup rapat. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum secara teratur.

(5). Ramuan Kenanga untuk atasi rematik encok
Ambil 10-15 gram bunga kenanga yang belum mekar, 30 gram daun srikaya, 20 gram daun ketapang, 20 gram jahe, 10 butir merica, dicuci lalu ditumbuk halus, tambahkan air secukupnya, kapur sirih secukupnya, kemudian diaduk rata lalu ditempelkan pada bagian yang sakit. Lakukan pengobatan 2 kali sehari.

(6). Ramuan Kenanga untuk atasi demam nipas.
Ambil 5 kuntum bunga kenanga, 5 kuntum bunga turi merah, 10 gram kencur, 10 gram kunyit, 10 gram temu hitam, 25 gram asam. Semua bahan diatas ditumbuk hingga halus, tambahkan sedikit garam dan air matang secukupnya, kemudian digosokkan pada bagian punggung atau sebagai tapal pada perut. Lakukan 2 kali sehari.

(7). Ramuan Kenanga untuk atasi kudis.
50 gram kenanga dicuci bersih dan ditumbuk hingga halus, tambahkan 20 cc minyak kelapa dipanaskan sebentar, setelah dingin oleskan pada bagian kulit yang sakit 2 kali sehari.

(8). Ramuan Kenanga untuk atasi gigitan serangga.
2-5 kuntum bunga kenanga, 1 kuntum bunga mawar, 10 kuntum bunga melati dihaluskan tambahkan 1 sendok minyak kelapa kemudian dioleskan pada bagian yang sakit.

(9). Ramuan Kenanga untuk atasi keputihan.
30 gram kenanga, 30 gram kulit delima kering direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian disaring dan diminum bila airnya sudah dingin. Lakukan secara teratur 2 kali sehari masing-masing 150 cc.

(10). Ramuan Kenanga untuk atasi bau badan.
15 gram bunga kenanga, gula batu secukupnya direbus dengan 600 cc hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya diminum selagi hangat. Lakukan secara teratur hingga bau badan hilang.

(11). Ramuan Kenanga untuk mengobati radang saluran kencing.
10-20 gram bunga kenanga, 30 gram daun kumis kucing segar, 30 gram sambiloto segar, 30 gram daun sendok segar, dicuci bersih dan direbus dengan 1 liter air hingga tersisa 500 cc lalu airnya diminum. Lakukan secara teratur 2 kali sehari masing-masing 250 cc. (prof. hembing).

(12). Ramuan Kenanga untuk atasi sakit kepala.
15 gram bunga kenanga, 15 gram jahe diiris-iris kemudian direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan airnya diminum selagi hangat.

Manfaat yang paling spesial dari bunga kenanga adalah sebagai semprotan obat anti nyamuk. Hal ini merujuk dari hasil penelitian dengan mengoleskan ekstrak bunga kenanga pada tubuh marmut.

Kandungan minyak atsiri yang terdapat dalam ekstrak bunga kenanga tersebut lalu meresap ke pori-pori marmut. Campuran antara keringat dan minyak atsiri ini akan menguap ke udara dan menimbulkan bau. Bau tersebut akan terdeteksi oleh reseptor kimia yang terdapat pada tubuh nyamuk dan diteruskan ke pusat impuls saraf. Hal inilah yang kemudian direspon otak nyamuk agar menghindari tubuh marmut.
Walaupun sampai sekarang harga obat antinyamuk ekstrak bunga kenanga masih mahal, namun tidak menimbulkan efek samping seperti kebanyakan obat antinyamuk yang di jual di pasaran.

Demikianlah pengenalan tentang Tanaman Kenanga.. semoga bermanfaat.

Bunga Matahari (Helianthus annuus L.)

Posted by Ganesha Flora On 22.43.00 | 1 comment
Bunga matahari (Helianthus annuus L.)

Bunga matahari (Helianthus annuus L.) adalah tumbuhan semusim, berasal dari suku Asteraceae (kenikir-kenikiran) yang cukup populer dan banyak dimanfaatkan baik sebagai tanaman hias maupun sebagai penghasil minyak untuk bahan pangan maupun industri.

Bunga tumbuhan ini memiliki ukuran cukup besar, biasanya berwarna kuning terang, dengan kepala bunga berdiameter bisa mencapai 30 cm. Bunga matahari sebetulnya adalah bunga majemuk, tersusun dari ratusan hingga ribuan bunga kecil pada satu bongkol. Bunga Matahari juga memiliki perilaku khas dimana bunganya selalu condong menghadap ke arah matahari atau heliotropisme. Orang Perancis menyebutnya tournesol atau "pengelana Matahari".

Bunga matahari merupakan bunga nasional Ukraina dan bunga resmi negara bagian Kansas, Amerika Serikat.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
(tidak termasuk): Angiospermae
(tidak termasuk): Eudikotil
(tidak termasuk): Asterids
Ordo: Asterales
Famili: Asteraceae
Upafamili: Helianthoideae
Bangsa: Heliantheae
Genus: Helianthus
Nama binomial: Helianthus Annuus L

Karakteristik
Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tropik bagian utara (Meksiko), tinggi tanaman bisa mencapai 3 s/d 5 meter tergantung varietasnya. Daun tunggal lebar. Batang biasanya ditumbuhi rambut kasar, tegak, jarang bercabang.

Bunga tersusun majemuk. Terdapat dua tipe bunga yaitu bunga tepi atau bunga lidah yang membawa satu kelopak besar berwarna kuning cerah, dan bunga tabung yang fertil yang menghasilkan biji. Bunga tabung ini jumlahnya bisa mencapai 2000 kuntum dalam satu tandan bunga. Penyerbukan terbuka (silang), dibantu oleh serangga. Pada hari yang cerah, tandan bunga majemuk akan mengikuti arah pergerakan harian Matahari.

Buahnya bertipe buah kurung (achene). Buah kering berdinding agak keras dan tak terlalu tebal. Buah ini sering disangka 'biji' bunga Matahari, karena memang tidak dapat dengan mudah dibedakan. Biji yang sesungguhnya terletak di dalam, terlindung oleh buah yang serupa tempurung.

Berdasarkan kegunaannya, budidaya bunga matahari dibedakan menjadi empat kelompok budidaya, antara lain; (1) Kelompok penghasil minyak yang dimanfaatkan minyak bijinya. Biji kelompok ini memiliki cangkang biji yang tipis. Kandungan minyaknya berkisar 48% hingga 52%. Untuk menghasilkan satu liter minyak diperlukan biji dari kira-kira 60 tandan bunga majemuk. (2) Kelompok pakan ternak, dipanen daunnya sebagai pakan atau pupuk hijau. (3) Kelompok tanaman hias, yang memiliki warna kelopak yang bervariasi dan memiliki banyak cabang berbunga, dan (4) Kelompok kuaci, untuk dipanen bijinya sebagai bahan pangan.

Tumbuhan ini telah dibudidayakan oleh orang-orang Indian Amerika Utara sejak ribuan tahun lalu. Selanjutnya tersebar ke Amerika Selatan dan menjadi salah satu sumber pangan bagi warga Inka. Setelah penaklukan oleh orang Eropa, bunga Matahari diperkenalkan ke Eropa dan berbagai penjuru dunia lainnya pada abad ke-16. Semenjak abad ke-17 bijinya digunakan dalam campuran roti atau diolah sebagai pengganti kopi serta cokelat. Penggunaannya sebagai sumber minyak mulai dirintis pada abad ke-19.

Habitat
Bunga matahari menyukai tanah yang subur dan hangat. Tumbuhan ini menyukai suasana yang cerah. Mengingat asalnya, tumbuhan ini cocok tumbuh pada tempat dengan iklim subtropik. Di daerah tropika hasilnya tinggi jika ditanam pada dataran tinggi. Di daerah beriklim sedang seperti Eropa tumbuhan ini hanya bisa ditanam pada musim semi hingga musim gugur dan harus dihindari terkena frost.

Minyak bunga matahari
Seperti telah disinggung pada bagian kelompok budidaya, pemanfaatan bunga Matahari terutama adalah sebagai sumber minyak, baik pangan maupun industri. Sebagai bahan pangan, minyak bunga Matahari cocok dipakai untuk menggoreng, mengentalkan, serta campuran salad. Minyak bunga matahari kaya akan asam linoleat (C18:2), suatu asam lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan manusia. Kepentingan teknik menginginkan minyak dengan kadar asam oleat yang lebih tinggi dan terdapat pula kultivar bunga Matahari yang menghasilkan minyak dengan kualitas demikian (mengandung 80% hingga 90% asam oleat, sementara kultivar untuk pangan memiliki hanya 25% asam oleat).

Kitolod, Tanaman Herbal Untuk Kesehatan Mata Anda.

Posted by Ganesha Flora On 05.50.00 | No comments
Kitolod, Tanaman Herbal Untuk Kesehatan Mata Anda.

Tahukah anda tanaman ini? Yang pasti anda sering melihat tanaman ini diselokan atau tempat lembab lainnya. Terkesan sebagai tanaman yang tidak berguna. Tapi tahukah anda bahwa Kitolod ini sangat berkhasiat untuk penyembuhan gangguan mata (rabun, katarak, minus dan plus) dan kanker?

Secara ilmiah tanaman ini mempunyai nama ilmiah Isotoma longiflora atau Laurentia longiflorayang mengandung senyawa alkaloid yakni lobelin, lobelamin dan isotomin. Daunnya mengandung alkaloid, saponin, flavonoid, dan polifenol. Getah tanaman mengandung racun, tetapi bagian tanaman lain memiliki efek antiradang (antiflamasi), antikanker (antineoplasmik), menghilangkan nyeri dan menghentikan pendarahan.

Menurut Prof.(HC) Dr. H.W. Isnandar, seorang pakar TOGA pimpinan Jamu Dayang Sumbi, kita dapat menggunakan bunga segar kitolod untuk pengobatan mata mulai dari rabun, katarak bahkan mata minus dan plus. Hanya dengan mengambil bunga kitolod yang masih segar, kemudian dimasukkan kedalam segelas air putih, gelas ditutup dan dibiarkan 5 menit kemudian digunakan untuk merambang atau merendam mata. Hal ini dilakukan tiap hari sampai sembuh. Selain bunganya, di beberapa daerah juga digunakan beberapa daun kitolod yang telah dipotong pucuknya, kemudian di celupkan dalam segelas air bersih dan digunakan untuk menetesi mata. Mata akan terasa sangat pedih, tetesi terus sampai rasa pedihnya berkurang dan hilang.

Perlu diingat, baik bunga maupun daun kitolod yang digunakan haruslah benar benar bersih. Disarankan untuk menggunakan daun atau bunga kitolod yang dibudidayakan, atau tidak mengunakan tanaman ki tolod yang berasal dari tempat yang kotor yang pada akhirnya justru akan memperparah penyakit mata kita.

Prof. DR (HC) H. W. Isnandar menyebutkan bahwa kitolod juga merupakan tanaman penting dalam menyembuhkan kanker.

Berikut adalah ramuan untuk menyembuhkan penyakit kanker :
Ada 4 bahan yaitu :

Bahan I :
- Tumbuhan Kitolod 7 tangkai (dari akar hingga daun)
Ø Lempuyang 7 tangkai (dari akar hingga daun)
Ø Kesambi (Inbau) 7 pucuk daun
Ø Benalu teh 7 lembar (yang basah)
Ø Benalu cengkeh 7 lembar (yang basah)
Ø Benalu coklat 7 lembar (yang basah)
Cara membuat :
Ø Rebus semua bahan dengan air sebanyak 3 gelas hingga mendidih, sisakan hingga 2.5 gelas. Setelah dingin peras dan ambil airnya saja, sisihkan.

Bahan II :
Ø Kunir putih 2.5 kg
Ø Bangle 0.5 kg
Ø Lempuyang 0.5 kg
Cara membuat :
Semua bahan diparut lalu diperas tanpa tambahan air. Sisihkan setengah jam untuk diambil sarinya saja, sedangkan kanji yang tersisa di bagian bawah dibuang.

Bahan III :
Ø Biji Kedawung 0.25 kg
Cara membuat :
Ø Goreng kedawung tanpa minyak (sangrai) hingga mekar dan buang kulitnya.
Ø Kemudian tumbuk dan ayak halus, sisihkan.

Bahan IV :
Ø Paku bumi 2 cm
Ø Jamurkayu 1 keping selembar telapak orang dewasa
Cara membuat :
Parut kedua bahan tersebut lalu dicampur menjadi satu dengan bahan ketiga.

Cara buat seluruh bahan :
Ø Keempat bahan tersebut diatas dicampur menjadi satu lalu direbus hingga mendidih
Ø Tambahkan gula sebanyak 350 gram dan garam secukupnya
Ø Aduk hingga rata dan mengkristal (sampai kering)
Ø Angkat dan dinginkan
Ø Lalu ayak hingga halus

Cara pemakaian :
Campurkan 1 sendok makan ramuan diatas dengan 0.5 gelas air hangat sesuai dengan kebutuhan.

Bunga Kertas (Bougenville)

Posted by Ganesha Flora On 19.33.00 | No comments
Bunga Kertas (Bougenville)

Tanaman Bunga Kertas atau Bougenville (nama ilmiah: Bougainvillea, terutama B. glabra) merupakan tanaman hias populer. Bentuknya adalah pohon kecil yang sukar tumbuh tegak. Keindahannya berasal dari seludang bunganya yang berwarna cerah dan menarik perhatian karena tumbuh dengan rimbunnya. Seludang bunga ini kerap dianggap sebagai bagian bunga, walaupun bunganya yang benar adalah bunga kecil yang terlindung oleh seludang.

Tanaman bunga kertas atau bougainvillea ini mempunyai seludang yang berwarna-warni. Oleh karena itu, tanaman bougainvillea menjadi tanaman hias yang sangat populer karena kecantikkan warnanya dan cara merawatnya yang mudah.

Berasal dari Amerika Selatan, tanaman ini sering ditanam di taman dan kawasan perumahan. Pada waktu tanaman ini berbunga, tanaman ini mempunyai kebiasaan merontokkan beberapa daunnya. Seludang bunga ( atau spatha) merupakan daun pelindung, yang seringkali berukuran besar, yang menyelubungi seluruh bunga majemuk waktu belum mekar. Seludang bunga dapat dijumpai pada struktur generatif ("bunga") tumbuhan anggota suku aren-arenan (Arecaceae) dan suku talas-talasan (Araceae). Seludang bunga sebenarnya merupakan suatu bentuk khusus dari daun pelindung (bractea).

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:  Plantae
Divisi:  Magnoliophyta
Kelas:  Magnoliopsida
Ordo:  Caryophyllales
Famili:  Nyctaginaceae
Genus:  Bougainvillea

Spesies
Bougainvillea buttiana
Bougainvillea glabra
Bougainvillea peruviana
Bougainvillea spectabilis
Bougainvillea spinosa

Bougainvillea disebut tanaman bunga kertas karena bentuk seludang bunganya yang tipis dan mempunyai ciri – ciri seperti kertas. Nama Inggris bunga ini adalah Bougainvillea yang diambil dari nama Sir Louis Antoine de Bougainville, seorang prajurit AL Perancis. Antara jenis pokok bunga kertas tersohor ialah Bougainvillea ‘Elizabeth Angus’; Bougainvillea ‘Red’; Bougainvillea Pultonii; Bougainvillea ‘Easter Parade’ dan Bougainvillea ‘Lady Mary Baring’.

Perawatannya pun mudah, tidak memerlukan waktu yang lama karena spesies tumbuhan ini sangat sesuai ditanam di kawasan beriklim tropis dan khatulistiwa seperti negara kita dan bisa tumbuh hingga 10 meter tingginya. Batang tanaman bunga ini agak keras, mempunyai duri yang tajam dan bercabang-cabang. Perkembang biakannya pula hanya memerlukan keratan batang yang disemai di dalam bungkus plastik ataupun pot dengan cara mudah. Selain itu, tanaman ini juga mempunyai sulur yang rapat, daun yang lebar dan berbentuk bujur tirus yang mampu membentuk rimbunan pokok di kawasan halaman rumah atau juga sebagai tumbuhan pagar di kawasan yang menarik.

Walaupun bunga tanaman ini berukuran kecil dan berbentuk corong, namun memiliki banyak manfaat. Contohnya saja untuk dandanan rambut, campuran bunga untuk mandian pewangi, dan sebagai kegunaan di upacara pemakaman bagi kaum Cina dan India.

Tanaman bunga ini terdiri dari berbagai macam warna, seperti jingga, merah menyala, merah jambu, merah pucat, kuning, ungu, putih, dan berbagai campuran warna.

Dengan sedikit perawatan ringkas, penyiraman air dan pemupukan, mampu mengembalikan kesegaran tanaman bunga kertas ini dalam jangka waktu kurang dua minggu. Dan jika ingin tanaman bunga kertas ini berbunga seterusnya, kita hanya perlu mengurangi pemberian air dan pupuk lantas meletakkan pot tanaman di tempat yang terkena sinar matahari.

Ganesha Flora Bali

  • Br. Puring, Ds. Sangketan, Penebel, Tabanan
  • Jl. Pulau Nias VI No.20, Tabanan

  • CP: IPutu Budiarsa
    HP: 0813-3891-4348
    Email: ganeshaflorabali@gmail.com

    Kirim Pesan

    Nama

    Email *

    Pesan *

    Statistik

    Flag Counter